Dengan Pelatihan PBB, Babinsa Tanamkan Kedisiplinan Siswa

16
348

B O L T I M — Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-05/Kotabunan Sertu Isak Ogelang melatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada anak pelajar SMP Negeri 3 Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Selasa (15/03/2022).

Koramil 1303-05/Kotabunan mempunyai tanggung jawab diwilayah binaannya, salah satunya pelajar SMP Negeri 3 Tutuyan, yaitu membentuk sikap, kedisiplinan, loyalitas, kepedulian, dan rasa tanggung jawab sejak dini, maka Babinsa Sertu Isak Ogelang memberikan pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris.

Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf Raja Gunung Nasution SIP menyampaikan, Pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) sebagai wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi.

“Di sinilah langkah awal bagi anak-anak sekolah untuk mengenalkan kedisplinan dan suatu latihan awal untuk membela Negara,” ucapnya.

Dengan melatihkan PBB kepada siswa-siswi diharapkan dapat mengerti maksud dan tujuan dari pelatihan tersebut sehingga nantinya mampu menerapkannya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“PBB juga memiliki manfaat yang sangat berguna bagi anak-anak sekolah yaitu melatih daya konsentrasi, mendorong belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh,” ujar Dandim.

“Dengan begitu banyak hal positif yang bisa diambil dari pembelajaran Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang telah dilatihkan oleh Babinsa,” tuturnya.

16 KOMENTAR

  1. But the innovative path we have chosen requires determining and clarifying the priority of reason over emotions. However, one should not forget that the introduction of modern methods plays a decisive importance for the development model.

  2. Preliminary conclusions are disappointing: the course on a socially oriented national project is an interesting experiment to verify the analysis of existing patterns of behavior. As is commonly believed, basic user behavior scenarios call us to new achievements, which, in turn, must be exposed.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini